Resep Sayur Asem Solo Oleh Erni
Resep Sayur Asem Solo
Resep Sayur Asem Solo - Resep Sayur Asem Solo favorit. Sayur asem banyak variasi, tiap daerah pun punya versi sendiri sendiri. Di Cikarang, sayur asem yang biasa disajikan adalah versi Sunda, yang menurut saya tidak jauh berbeda dengan sayur asem Betawi. Isiannya beragam, bumbu biasanya diulek, tercium pula aroma tajam terasi. Nah kalau versi semarang yang saya ketahui lebih bersih, karena bumbunya diiris, rasanya tetap asin, gurih, pedas, hanya tidak sekeruh warna kuah sayur asem Sunda. Nah, yang agak unik adalah sayur asem Ala Solo, sayur asem solo, cenderung manis, rasa asemnya tipis, isiannya tak begitu beragam, kadang hanya dua jenis sayuran saja, dan tanpa rasa pedas sedikit pun. Semua variasi sayur asem saya suka, tiap resep dan daerah punya kekhasan tersendiri. Resep kali ini adalah merger antara sayur asem Semarang dan Solo. Bumbu diiris, tidak pedas, karena semua biji cabe saya buang, maklum, ada balita pemakan segala di rumah, walau demikian sistem pencernaannya belum sekuat orang dewasa, jadi masih diati ati kalau makan pedas atau pun bersantan. Namun rasa asam dan gurihnya tetap ada, tidak manis karena saya tidak memkai gula.
Bahan - Bahan :
- 4 buah kacang panjang, potong 2cm
- 1 genggam tokolan atau taoge kedelai, siangi, buang ekornya
- 1/2 buah labu siam ukuran sedang
- 2 siung bawang putih, iris
- 4 siung bawang merah iris
- 3 buah cabe teropong, buang biji, iris
- 1/2 sdt asam jawa, encerkan dengan air
- 1 lmbr daun salam
- 2 cm lengkuas
- secukupnya garam
- 500 ml air kaldu, atau gunakan 500ml air, dan tambahi ½ sdt kaldu bubuk
Langkah - Langkah :
- Rebus air hingga mendidih, masukkan bumbu iris, daun salam, dan lengkuas. Masukkan sayuran secara bertahap mulai dari labu siam, kacang panjang, baru terakhir taoge, beberapa saat sebelum diangkat. Beri garam, dan air asam. Matikan api.

Posting Komentar
Posting Komentar