Resep Wadai Sari Muka Lakatan Khas Banjarmasin (irit Telur) Oleh
Naidasinna

Resep Wadai Sari Muka Lakatan Khas Banjarmasin (irit Telur) Oleh Naidasinna


Wadai Sari Muka Lakatan Khas Banjarmasin (irit Telur) oleh Naidasinna

Resep Wadai Sari Muka Lakatan Khas Banjarmasin (irit Telur)

Resep Wadai Sari Muka Lakatan Khas Banjarmasin (irit Telur) - Resep Wadai sari muka lakatan khas Banjarmasin (irit telur) favorit. Ini sebenernya menu favorit saya saat bulan ramadhan tiba. Karena pernah selama 4 tahun tinggal di kalimantan. Di bulan ramdhan setiap sore menjelang maghrib ada pasar wadai yg menjual kue aneka rupa yang enak-enak. Akhirnya saya menemukan resep asli banjar dari ig bunda yoenita. Bunda yoenita ini asli orang banjarmasin dan beliau tidak pelit berbagi ilmu dan resep makanan khas banjar. Rasa kue seri muka ini legit, lemak dan manis. Karena dalam resep aslinya menggunakan telur bebek sebanyak 8 butir. Nah kali ini terinspirasi dari resep bunda yoenita, saya modif resepnya yg irit telur. Hanya pakai 2 butir telur saja. Yg pasti cukup mengobati rasa kangen saya makan kue ini. Memang sih bentuknya masi berantakan, mungkin sy kurang padat menekan ketannya sehingga ada cairan yg masuk di rongga ketan. Tapi untuk rasa tetap enak, manis lemak dan legit. Yuk kita simak, bahan dan step-step pembuatan wadari seri muka lakatan ๐Ÿ˜Š

Bahan - Bahan :

  • Bahan ketan
  • 3 cup beras ketan, rendam semalaman
  • 130 ml santan kental (2 bungkus kara kecil)
  • Secukupnya garam
  • Lapisan srikaya:
  • 50 gr gula merah
  • 50 gr gula pasir
  • 2 butir telur
  • 1 sdm tepung custard/ maizena
  • 130 ml santan kental
  • 300-350 ml air
  • Secukupnya garam
  • 1 helai daun pandan

Langkah - Langkah :

  • Aron beras ketan yg sudah direndam semalaman di dandang, alasi dgn daun pisang
  • Jika beras sudah setengah matang, (tekstur bisa dilihat digambar) ambil beras ketan taro ke dalam wadah.
  • Lalu beri santan kental lalu beri air pada bungkus santan sebanyak 2 kali. Aduk rata. Biarkan ketan menyerap cairan santan.
  • Setelah itu kukus kembali hingga matang
  • Ini adalah hasil ketan yang sudah matang
  • Alasi loyang dgn daun pisang yang telah diolesi minyak goreng secukupnya.
  • Padatkan ketan pada loyang. Tekan tekan agar tidak ada rongga antar ketan.
  • Kukus kembali selama 15-20 menit. Selagi menunggu kita bikin lapisan srikayanya
  • Cairkan gula merah, gula pasir, garam dan daun pandan. Setelah mencair sisihkan hingga dingin dan uap panas hilang
  • Lalu blender/ kocok telur, bersama tepung custard, tepung beras, air gula dan santan.
  • Saring adonan agar tidak ada gumpalan. Hasilnya seperti ini.
  • Lalu tuang ke dalam loyang. Agar benar2 mulus saya saring dua kali
  • Tutup dandang, kukus selama kurleb 20-30 menit
  • Ini hasil setelah matang. Diamkan hingga uap panas hilang. Baru boleh dipotong
  • Hasil setelah di potong. Mungkin saya kurang padat menekan beras ketannya. Sehingga ada cairan yg rembes masuk ke rongga ketan yg kurang padat
  • Tapi ini rasanya enak, next lebih rapi lagi. Semangat! ๐Ÿ’ช๐Ÿป๐Ÿ˜†


Posting Komentar